Dari layar ke wajah: Augmented Reality (AR) sebagai alat bantu proses keputusan pembelian kosmetik di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31842/jurnalinobis.v7i2.332Keywords:
Industri Kecantikan, Augmanted Reality, Make-up, Keputusan PembelianAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak teknologi Augmented Reality (AR), khususnya fitur Virtual Try-On, terhadap keputusan pembelian produk kosmetik di Indonesia. Metode yang digunakan adalah analisis literatur dengan menyoroti peran AR dalam memberikan pengalaman belanja interaktif dan personal. Hasil studi menunjukkan bahwa AR membantu konsumen mengurangi ketidakpastian belanja online, mempercepat proses pengambilan keputusan, dan menurunkan tingkat pengembalian produk. Selain itu, teknologi ini meningkatkan keterlibatan konsumen, kepuasan, serta loyalitas terhadap merek. Temuan lain menunjukkan bahwa AR mempermudah konsumen mengevaluasi produk kosmetik secara virtual, menciptakan kepercayaan dalam pengambilan keputusan pembelian. Namun, tantangan masih ada, seperti keterbatasan akses teknologi di beberapa wilayah dan kebutuhan perangkat pendukung khusus. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan strategi pemasaran berbasis teknologi di industri kecantikan. Wawasan yang dihasilkan diharapkan dapat membantu akademisi dan praktisi dalam merancang pendekatan inovatif yang memanfaatkan AR untuk meningkatkan pengalaman belanja konsumen serta mendukung transformasi digital di sektor kosmetik.












